news
INFOGRAFIS
Ujian Lautaro dari Conte
02 August 2019 15:52 WIB
berita
Penyerang FC Internazionale Lautaro Martinez berpotensi jadi pemain kesayangan Antonio Conte.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Antonio Conte masih menunggu suntikan tenaga di lini depan FC Internazionale, tapi saat ini sang pelatih tampak cukup puas dengan materi yang ada. Itu karena Lautaro Martinez sudah kembali berlatih di Appiano Gentile setelah liburan Piala Amerika 2019. Sebagai satu-satunya penyerang senior dalam tim, Il Toro harus segera menyesuaikan diri dengan metode Conte.

Tak seperti Mauro Icardi, karakter Lautaro sangat disukai Conte. Saat pertama kali diperkenalkan sebagai juru taktik Inter, Juli lalu, dia memuji kemampuan sang striker dalam beradaptasi dan menaklukkan tantangan. “Saya tak sabar untuk mengenal, memahami, dan menguji kemampuan Lautaro di lapangan. Mengangkat performa pemain adalah tugas utama pelatih,” ujar Conte.




Baca Juga :
- Lautaro Minta Nilai Kontrak Lebih Baik jika Inter Ingin Dirinya Tetap di Meazza
- Kabar Baik untuk Interisti! Agen Bilang Lautaro Martinez Begini


Momen ideal datang pada Minggu (4/8) di London, dalam duel International Champions Cup 2019 melawan Tottenham Hotspur. Mengingat dirinya baru beberapa kali menjalani latihan, mungkin Lautaro hanya masuk sebagai pengganti. Namun, menit bermain bukan yang utama. Yang penting adalah, striker asal Argentina itu dapat kesempatan menerapkan taktik secara langsung dalam pertandingan.

Uji coba macam ini penting buat Lautaro karena Conte ingin tahu apakah dia cocok memerankan satu di antara pasangan striker dalam pola 3-5-2. Nantinya, Inter akan menurunkan dua bomber beda karakter: satu mengandalkan kecepatan dan teknik olah bola, lainnya unggul dalam postur dan kekuatan fisik. Inilah mengapa sampai sekarang Conte terus mengejar target man seperti Edinson Cavani dan Edin Dzeko.


Baca Juga :
- Candreva: Saya selalu Memikirkan Ayah Saya
- Ronaldo Harus Belikan Laptop buat Semua Pemain Juventus karena Kena Kartu Merah lawan Valencia


“Saya sudah mendengar semua dari Conte karena kami sempat bicara beberapa kali lewat telepon selama liburan,” kata Lautaro. “Dia adalah pelatih yang sangat mengutamakan kerja keras. Saya suka prinsip tersebut. Demi mencapai sukses, usaha juga harus berlipat ganda. Saya siap memberikan yang terbaik.”

Musim depan akan jadi momen penting dalam karier Lautaro. Setelah mencetak 9 gol dalam 35 pertandingan di semua kompetisi buat Inter pada tahun debut, ekspektasi akan terus meningkat. Para tifosi merasa periode adaptasi sudah berakhir, saatnya Lautaro memperlihatkan kualitas sesungguhnya. Dengan bantuan Conte, penyerang Argentina itu diharap bisa naik ke level berikutnya.

Dzeko Prioritas

Dari bursa transfer, sepertinya peruntungan Inter dalam operasi striker sangat buruk. Romelu Lukaku kian jauh menuju Juventus FC, sekarang ditambah penolakan Edinson Cavani. Striker internasional Uruguay itu tersanjung diminati I Nerazzurri, tapi lebih memilih menghabiskan kontraknya di Paris Saint-Germain (PSG) sampai Juni 2020. Potensi kepergian Neymar Jr., membuatnya optimistis akan kembali jadi tumpuan lini depan Les Parisiens.

Jadi target serius tinggal Edin Dzeko. Inter akan mengerahkan segala upaya untuk melabuhkan bomber AS Roma itu di Stadio Giuseppe Meazza. Jalannya masih rumit: I Giallorossi belum puas dengan peningkatan tawaran Inter menjadi 15 juta euro, berharap tambahan 5 juta lagi. Di samping itu, pasukan Paulo Fonseca tak berani melepas Dzeko sebelum dapat pengganti sepadan.

Inter dalam posisi tak menguntungkan, tapi masih ada satu bulan untuk menemukan kesepakatan. CEO Giuseppe Marotta dan Direktur Olahraga Piero Ausilio akan terus bekerja menemukan formula terbaik buat pemain idaman Conte tersebut. Sebagai alternatif, ada nama Ante Rebic (Eintracht Frankfurt) dan Duvan Zapata (Atalanta BC) yang diperhatikan.*** Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news