news
LIGA INTERNASIONAL
Di Bundesliga, Sanksi Pelatih Nyaris Sama dengan Pemain
31 July 2019 15:21 WIB
berita
Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann tidak habis pikir apa acuan aturan baru soal kartu kuning dan kartu merah yang rencananya bakal diterapkan di Bundesliga musim ini.
BERLIN - Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) sebagai badan yang berwenang membuat aturan dalam sepak bola telah memutuskan bahwa kartu kuning dan kartu merah juga bisa diberikan kepada pelatih. Bundesliga pun siap memberlakukan aturan baru tersebut mulai 2019/20.

Rencana ini pun terus menuai kritik dari para pelatih. Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann adalah yang terkini mengungkapkan penolakannya.




Baca Juga :
- Kabar Buruk Buat Milanisti! Negosiasi Dengan Rangnick Mandek, Alamat Batal? Begini Penjelasannya
- Tolak Tawaran Barca, Jebolan La Masia Malah Pilih Klub Ini Ketimbang MU & Madrid


"Saya pikir tak beralasan untuk membuat seorang pelatih untuk absen pada setiap laga keempat hanya karena dia mengekspresikan emosinya,” kata Nagelsmann yang tengah mengikuti Kongres Pelatih Internasional di Kassel, Senin (29/7).

Pada hari yang sama, protes serupa juga dilontarkan pelatih baru Hertha Berlin, Ante Covic, dalam wawancara di media sepak bola Jerman, Kicker. "Kita tidak boleh coba mengubah para pelatih menjadi robot. Olahraga ini hidup oleh emosi dan emosi seperti ini harus bebas diungkapkan pada batas-batas tertentu," tuturnya.


Baca Juga :
- Titik Nadir Guardiola! Alami Kekalahan Terbanyak dalam Semusim selama Jadi Pelatih
- Terungkap! Inilah Alasan Dibalik Batalnya Dani Olmo ke AC Milan


Setiap pelatih yang mendapatkan kartu merah, dia akan kena sanksi otomatis satu pertandingan. Selama ini, wasit sudah memiliki kewenangan untuk memberikan peringatan atau mengusir wasit dari pinggir lapangan, tanpa harus memberikan kartu kuning atau kartu merah.

Kini, pemberian kartu itu menjadi satu keharusan. Masalahnya, IFAB tidak memberikan aturan yang jelas terkait sanksi bagi pelatih yang menerima kartu kuning. Mereka menyerahkan kepada asosiasi di masing-masing negara untuk menetapkan berapa kartu kuning yang dibutuhkan bagi seorang pelatih untuk dijatuhi sanksi otomatis satu pertandingan.

Harian Jerman, Bild, menulis sanksi otomatis itu mungkin diberikan setelah seorang pelatih mendapatkan tiga kartu kuning. Tapi, isu ini masih akan didiskusikan dalam pertemuan Liga Sepak Bola Jerman (DFL) pada 21 Agustus mendatang atau lima hari setelah kompetisi Bundesliga 2019/20 dimulai.

“Kenapa pelatih bisa lebih cepat dijatuhi sanksi daripada pemain?” kata Nagelsmann merujuk pada fakta bahwa seorang pemain di Bundesliga baru akan dijatuhi sanksi satu pertandingan setelah mengoleksi lima kartu kuning.

Jika kebanyakan pelatih mengkritik rencana penerapan aturan baru tersebut, wasit Bundesliga Manuel Graefe menanggapinya lebih santai. "Dalam praktiknya, aturan baru itu tidak akan mengubah banyak hal," katanya.*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news