news
LIGA INGGRIS
Lacazette Cedera Kaki, Bos Arsenal Menilai Tidak Serius
29 July 2019 17:35 WIB
berita
Alexandre Lacazette membutuhkan perawatan sebelum tertatih-tatih keluar dari lapangan
LONDON - Arsenal mendapat kabar kurang sedap. Penyerang Alexandre Lacazette dihantam cedera kaki. Tapi, pelatih Unai Emery meyakini tidak serius. 

Lacazette ditarik keluar pada paruh pertama kekalahan Arsenal 2-1 dari Lyon di Piala Emirates. Lacazette tampak menggulung pergelangan kakinya saat mencoba menghindari tantangan di menit ke-13. Pemain berusia 28 tahun itu membutuhkan perawatan sebelum tertatih-tatih keluar dari lapangan. 




Baca Juga :
- Operasi Penyerang Wolves Sukses Usai Berbenturan dengan David Luis
- "Badannya Seperti Bangunan dari Batu Bata, tapi Gampang Jatuh!" Bek Arsenal Tuduh Adama Traore Diving


Reiss Nelson menggantikan menggantikan Lacazette. Tetapi dipahami bahwa penggantian itu adalah tindakan pencegahan. Arsenal yakin pemain Prancis itu akan membuat pemulihan yang cepat. 

The Gunners mulai menjanjikan, dengan Pierre-Emerick Aubameyang mengarahkan umpan silang yang kuat dari Henrikh Mkhitaryan. Tetapi tembakan cepat dari pemain pengganti babak kedua Moussa Dembele memberi Lyon kemenangan.


Baca Juga :
- Baru Main 100 Menit di Liga Primer, Cavani Sudah Mencetak Lebih Banyak Gol daripada Aubameyang
- Mikel Arteta Tidak Takut Dipecat Arsenal


 

Sementara Lacazette digambarkan pincang keluar dari stadion dengan sepatu pelindung. Emery bersikeras masalah pergelangan kaki striker itu tidak terlalu memprihatinkan. 

"Dokter berkata kepada saya dia akan memeriksa besok ... itu di pergelangan kakinya," kata Emery setelah kekalahan Arsenal. "Dia akan dinilai selama beberapa hari ke depan - itu tidak serius."

Lacazette mengatakan kepada reporter Foot Mercato Dahbia Hattabi bahwa ia hanya memutar pergelangan kakinya dan dikeluarkan dari lapangan sebagai tindakan pencegahan. Penyerang Prancis yakin bahwa ia akan segera kembali ke pelatihan. 

Emery puas dengan kinerja Arsenal melawan Lyon di babak pertama. Tetapi mengakui para pemainnya kehilangan fokus setelah istirahat. "Kami bertahan dengan baik di babak pertama, tetapi di babak kedua kami mematikan," katanya. 

Fokus dan konsentrasi mungkin tidak ada di babak kedua. "Kami menang dan bermain dengan sangat baik ... tapi kami kalah. "Kami akan bekerja dan menonton untuk meningkatkan."*

news
Penulis
Suryansyah