news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Vettel Bersama Ferrari Realistis
16 July 2019 14:00 WIB
berita
Sebastian Vettel (Istimewa).
SILVERSTONE – Sebastian Vettel mulai berpikir realistis soal peluang meraih gelar juara Formula 1 (F1) 2019. Saat ini, pembalap Scuderia Ferrari Mission Winnow itu tertinggal 100 angka dari Lewis Hamilton yang ada di puncak klasemen dengan 223 poin. Berkurangnya dua poin akibat insiden dengan Max Verstappen kian memperburuk keadaan.

Pada putaran ke-10 F1 2019 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (14/7), Vettel finis ke-16 akibat insiden dengan Verstappen. Ia pun dianggap berkendara dengan cara berbahaya oleh Pengawas Lomba. Pria asal Jerman itu mendapat penalti 10 detik dan mendapat hukuman dikurangi dua poin.




Baca Juga :
- Lewis Hamilton Tuntut Gaji Rp 722 Miliar dari Mercedes atau Kejar Tantangan Baru di Ferrari
- INFOGRAFIS: Gol Bersejarah Aubameyang di Arsenal


“Sekarang bukan hanya soal mulai memenangi setiap balapan tapi harus mendominasi untuk mengubah segalanya. Sayang, saya membuat keadaan jadi lebih sulit. Saat lomba, Anda harus membuat keputusan dalam sepersekian detik dan tak ada yang menyangka insiden itu,” kata Vettel.

Belum meningkatnya performa Ferrari SF90 membuat Vettel harus berjuang untuk melawan Red Bull Racing yang progresnya sangat terlihat. “Kami sadar Red Bull makin cepat. Tapi, itu tak mengejutkan. Terutama, Max, yang semakin baik dan saya tak bisa lama-lama menahannya,” kata Vettel.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Begini Gol Messi dari Musim ke Musim
- INFOGRAFIS: Liverpool Juara, Angka Ini Bicara


Meski belum merasakan peningkatan pada kinerja mesin, Vettel senang karena strategi yang diterapkan pada Grand Prix (GP) Inggris, lebih baik. Pasalnya, Ferrari kerap melakukan kesalahan, terutama strategi pergantian ban. Hal itu membuat mereka kehilangan waktu dan tertinggal.

“Hal positif dari lomba di Silverstone adalah kami memiliki kecepatan dan strategi yang bagus. Lebih lama mengikuti mobil terdepan lebih lama. Kami memiliki manajemen ban yang bagus. Mobil juga terasa nyaman. Meski hasil akhirnya buruk, tapi masih ada sesuatu yang bagus di sini,” kata Vettel.

Prinsipal Ferrari Mattia Binotto merasa kecewa dengan hasil yang didapat karena Vettel dapat finis di posisi terbaik. “Perlombaan berlangsung ketat. Seb melakukan kesalahan dan menyadarai. Sungguh disayangkan. Saya harus berbicara dengannya. Seharusnya dia membawa pulang hasil positif,” kata Binotto.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ferrari memang sulit tampil cepat di Sirkuit Silverstone. Namun, Binotto melihat ada peningkatan pada paket mobil karena dapat mengikuti kecepatan di barisan depan dengan baik. Meski begitu, ia sadar bahwa SF90 masih membutuhkan banyak peningkatan.

“Kami tahu Silverstone tidak pernah mudah. Tapi, performa mobil di kualifikasi, mengejutkan. Dalam lomba, semua tentang manajemen ban. Jika kami meningkatkan area itu, ecepatan kami akan lebih baik. Kami harus memberi mobil yang dapat mengeluarkan potensi sepenuhnya,” kata Binotto.

Hasil positif didapat oleh rekan setim Vettel, Charles Leclerc, yang berhasil naik podium ketiga GP Inggris. Binotto mengaku terkesan dengan penampilan pria asal Monako itu sepanjang lomba. Meski sempat kesulitan dan kehilangan waktu di momen Safety Car (SC) tapi ia berhasil bangkit dan memperbaiki posisi.

“Charles memperlihatkan balapan yang fantastis, dari cara menyerang dan bertahanan. Kami selalu meyakini kemampuannya dan semua orang melihat itu di lomba. Ia pantas mendapat podium tapi kami masih punya pekerjaan besar untuk mengalahkan Mercedes dan menahan serangan Red Bull,” kata Binotto.*MUHAMAD FADLI RAMADAN 

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati