news
BULUTANGKIS
Diunggulkan di Indonesia Open, Kento Momota: Saya Tetap Harus Berusaha Keras
15 July 2019 16:25 WIB
berita
Kento Momota (paling kiri) saat menghadiri sesi konferensi pers jelang turnamen Indonesia Open 2019 (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - Pebulutangkis asal Jepang, Kento Momota, menjadi pebulutangkis unggulan dalam turnamen Blibli Indonesia Open 2019. Akan tetapi, dirinya mengaku tetap harus berusaha keras di ajang bulutangkis paling bergengsi di dunia ini.

Blibli Indonesia Open 2019 hanya tinggal menghitung jam. Ya, ronde pertama turnamen bulutangkis paling bergengsi di dunia itu akan digelar Selasa (16/7) besok.




Baca Juga :
- Jonatan Christie Susah Payah untuk Lolos ke Semifinal, Kakinya Sempat Kram
- Shesar Hiren Rhustavito versus Cristian Adinata, Awas Kecolongan!


Sebagai turnamen bergengsi di dunia, Indonesia Open akan dihadiri oleh pebulutangkis top dunia. Termasuk, pebulutangkis peringkat 1 dunia di tunggal putra, Kento Momota.

Kento Momota, yang juga merupakan juara bertahan Indonesia Open, menjadi pebulutangkis yang difavoritkan juara di turnamen edisi kali ini. Namun, Momota tetap mengaku harus berusaha keras sejak babak pertama.


Baca Juga :
- Jadwal PBSI Home Tournament, Kamis, 9 Juli 2020
- Jonatan Christie Terkesan dengan Perlawanan Yonathan Ramlie dan Asqar dalam Turnamen Internal PBSI


"Sebagai pebulutangkis unggulan nomor satu di turnamen, memang saya memiliki kesempatan besar untuk juara, tapi tetap saya harus berusaha lebih keras lagi," ucap Momota saat sesi konferensi pers jelang turnamen.

"Saya selalu menantikan pertandingan di indonesia. Dukungan fan indonesia untuk saya memang luar biasa dan saya akan mencoba menikmati pertandingan tiap pertandingan," tambahnya.

Jika melihat bagan turnamen, Kento Momota akan menghadapi wakil asal Malaysia di babak pertama, yakni Liew Daren. Momota bisa menghadapi rivalnya yang berasal dari Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, jika keduanya bisa melaju sampai perempat final. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah