news
OTO SPORT
Seri I Super Adventure Night Road Race 2019 Obati Kerinduan Warga Sumedang
01 July 2019 15:39 WIB
berita
PARA juara Seri I Night Road Race 2019/Arief NK
SUMEDANG- Pembalap Sumedang merajai Seri I Super Adventure Night Road Race 2019 (SANRR). Ajang balap motor itu berlangsung di sirkuit dadakan Komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (29/6).

Dari 300 pembalap yang tampil sedikitnya empat  gelar diborong pembalap tuan rumah masing-masing di kelas, Bebek 4TAK 150CC TU Mix Open, atas naman, Krisnovyan.




Baca Juga :
- Mujur! Bek Buangan Liverpool Ini Angkat Trofi di Laga Debut, Belum Dua Pekan Gabung
- Chelsea Bersedih, Bukukan Dua Rekor Buruk usai Dihajar Munchen, Masalahnya Ketahuan


Lalu di kelas Bebek  4TAK 125CC TU MIX Pemula, juara diraih pebalap wanita, Dera Prahara. Dera juga merebut gelar yang sama di kelas . BBK 4TAK 125CC MIX PML LOOKWIL dan di kelas MATIC 4TAK 116CC STD PML LOOKWIL, Miftahul Fallah

Sementara di kelas Bebek 4TAK150CC STD Pemula, Febi Maulana Hidayat.


Baca Juga :
- Dikepung Tiga Bek Napoli, Messi Cetak Gol Keren, di Perempat Final Ketemu Munchen
- Revolusi Bianconeri! Paratici Segera Nyusul Sarri Angkat Koper dari Kantor Juventus


Di kelas lainnya yaitu, Garut merebut dua gelar di  Bebek 2TAK 120CC STD Pemula, Nurrion CS dan  Bebek 2TAK 1200cc STD Open diraih, Nurion CS . MATIC 166CC STD Pemula, Ridwan Fauzan. Pada kelas MATIC 130CC STD Pemula, diraih pebalap asal Tasik, Felix dan MATIC 130CC STD Open dan 150 STD Open, M Akbar.  Di kelas MATIC 4TAK 130CC STD PML LOOKWIL, diraih pebalap asal Bandung, Luthfi Fn dan terakhir dari kelas Scooter gelar juara diberikan kepada Ahmad Busyiri.

Kota Sumedang menjadi kota pembuka Seri Balap Motor  Super Adventure Night Road Race 2019 (SANRR) pada tahun ini.

Disela-sela balapan, juga digelar berbagai macam hiburan dari mulai sajian musik sampai ragam game bagi warga Sumedang.

Semua acara dikemas sangat berbeda dimana balapan race demi race dipacu hingga malam bersifat sportaiment music live,  freestyle, Games, Motocontest, Guitar Hero.

Terakhir, ajang balapan yang diolah Montez Indonesia diselenggarakan di Kota Sumedang pada 2013.

Karena itu, penyajiannya pun terbilang istimewa untuk menghibur warga Sumedang dengan menggandeng  Super Adventure.

Deputi Marketing Manager Super Adventure Kabupaten Sumedang, Indra Gunawan, menegaskan kemasan Super Adventure Night Road Race pada tahun ini sengaja  berbeda.

"Tujuannya tidak lain agar  lebih menghibur dan membangkitkan kerinduan masyarakat Kabupaten Sumedanng, pada tahun sebelumnya balapan yang sama digelar di Sumedang, sambutannya pun tidak jauh berbeda dengan sekarang," jelasnya.

Bagi warga Sumedang, ia menambahkan, Night race yang digelar si Sumedang ini  jadi hal yang baru.

"Kenapa, karena selain ada balapan, kita buat  konsep sportaimentnya dimana ada sisi hiburannya, ini semua untuk menghihur masyarakat Sumedang merasa terhibur," disela-sela pembukaan.

Indra menilai, Seri pertama Super Adventure menjadi kemasan tersebut terbaik bagi ukuran pembukaan.

"Saya kira kalau bicara sukses saya kira lebih dan sangat baik, pertama dari  respon  masyarakat Sumedang, ini adalah catatan terbaik dari lima seri di Jabar. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan lancar sesuai yang kita harapkan," ujar dia.

Indra berharap, dengan hadirnya kembali  SANRR di Sumedang diharapkan bisa menghidupkan lagi gairah masyarakat Sumedang yang hobi di dunia  otomotif.

"Harapan, dengan hadirnya kita di IPP itu menjadi satu triger dan ada kegairahan lagi untuk menggelar kegiatan-kegiatan otomotif di wilayah Sumedang," ucapnya.

Disisi lain, Project Manager Montesz Indonesia, Fariz Dwi Saputra,menambahakan, seri balap pembuka diikuti  sebanyak 160 pembalapdengan jumlah starter sebanyak 290. Adapun panjang lintasan di NP IPP Pemkab Sumedang yakni 700m (meter) dengan lebar kombinasi 5-7m. 

Menurutnya, lintasan dibentuk dengan standar regulasi IMI Jabar ini cukup menantang dan sangat memacu adrenalin dengan menampilkan sebanyak 16 kelas serta 3 kategori balap yang diperlombakan. 

"Dari sisi track kita ada sesi tracking spection, yang di tracking sama temen-temen IMI Jabar sehingga ini dinyatakan layak. Dan ini sudah masuk kedalam kalender event IMI. Untuk kategori kita mulai dari kategori seeded, pemula dan wanita," jelasnya. 

Indra berharap lagi, pada seri berikutnya bisa lebih menghibur dimana Seri II nanti itu akan digelar di Kabupaten Pangandaran. 

"Seri kedua ini akan digelar pada bulan Juli. Semua  sudah siap apalagi lintasannya sangat baik," katanya.

A
Penulis
Arief N K