news
UMUM
Otavio Dutra, Ruben Sanadi, dan Hansamu Yama belum fit, Persebaya Krisis Lini Belakang
26 June 2019 14:21 WIB
berita
Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman (kanan) memeriksa topeng pelindung yang dikenakan Otavio Dutra saat sesi latihan Selasa (25/6)/Foto: M.Bahrul Marzuki
SURABAYA – Persebaya Surabaya dipastikan bakal mengalami krisis pemain lini belakang saat melawan Madura United, Kamis (27/6) dalam lanjutan leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018/19. Hansamu Yama dipastikan bakal diparkir oleh pelatih Djadjang Nurdjaman karena cedera.

Sebelumnya pemain belakang lain Otavio Dutra juga mengalami cedera pada bagian hidung. Dutra memang sudah terlihat berlatih kembali dalam tim Selasa (25/6). Namun, dipastikan pemain kelahiran Brasil tersebut belum bisa diturunkan.




Baca Juga :
- RD Tak Tertarik Membangun Proyek Maduraticos Jilid II
- Slamet Nurcahyo, Supersub yang Tak Senang Disebut Supersub




Pada latihan perdana di Lapangan Polda Jatim tersebut, Dutra sebatas mencoba penggunaan topeng. Tapi topeng itu ternyata tidak bisa membuat Dutra nyaman. Sehingga masih perlu ada yang diperbaiki lagi.

Djanur, sapaan akrab dari Djadjang, mengakui sangat dimungkinkan dirinya tidak bisa menurunkan Hansamu. "Hari ini dia tidak latihan. Bek Ruben Sanadi juga belum bugar betul. Tapi dia tetap bisa main," ujar pelatih 61 tahun itu.


Baca Juga :
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi
- RD Rangkap Jabatan Pelatih dan Manajer di MU, Begini Penjelasan Haruna


Selain Hansamu yang dipastikan bakal ditinggal adalah gelandang Misbakhus Solikin. “Keduanya tidak akan dibawa saat berangkat ke Madura, Rabu (26/6) hari ini. "Kalau Hidayat bisa," bebernya.

Dengan adanya dua pemain yang sudah dipastikan absen ini Djanur akan mencoba beberapa pemain pengganti. Antara lain Rachmat Irianto dan Fandi Eko Utomo. Keduanya sudah diturunkan saat lawan Borneo FC, Minggu (23/6) lalu sebagai pemain pengganti. "Itu yang kami persiapkan dalam latihan," Djanur menuturkan.

Tekad Madura

Sementara itu dari kubu Madura United, mereka bertekad tidak ingin kembali dipecundangi di kandang. Selain itu, tim berjulukan Laskar Sape Kerrab ini ingin memutus rekor tidak pernah menang lawan Persebaya.

“Sepak bola tidak hanya tentang pertandingan. Banyak hal di sepak bola. Ini soal harga diri, soal pertanggung jawaban. Ini soal mimpi, ini soal segalanya yang dipertaruhkan,” ujar Manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Haruna menegaskan kepada para pemainnya agar menjaga harga diri Madura United di kandang nanti. Caranya harus lolos ke babak selanjutnya dengan kemenangan.

“Piala Indonesia adalah prioritas dari manajemen bersama-sama dengan kompetisi Liga 1. Sebagai prioritas, Madura United harus menegaskan bahwa mendapatkan gelar pada kejuaraan Piala Indonesia adalah bagian dari harga diri yang harus dijunjung,” Haruna  menegaskan.

Bayang-bayang kelelahan setelah menjalani pertandingan ke kandang Persib memang bisa menjadi hantu bagi Madura United. Namun, Haruna sudah meminta kepada para pemainnya agar bersikap santai  terhadap situasi yang harus dijalani.*M. Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news