Arteta Janjikan Aubameyang Sering Meraih Trofi jika Bertahan di Arsenal

Oleh Irfan Sudrajat 02 August 2020 08:05 WIB

LONDON – Pierre-Emerick Aubameyang menjadi tertawaan rekan-rekan setimnya ketika penyerang 31 tahun ini menjatuhkan trofi Piala FA di hadapan mereka, sesaat sebelum dirinya mengangkat trofi itu ke udara, semalam.

Awalnya, Aubameyang membawa trofi tersebut seorang diri ke arah rekan setimnya yang sudah menunggu. Namun, sesampai di depan kawan-kawannya, trofi tersebut terlepas dari tangannya dan terjatuh.

Kejadian tersebut kontan membuat semua rekan setimnya terkejut, Aubameyang sendiri kemudian sempat menyesali perbuatannya.

Namun, semua itu sedetik kemudian mencair karena ulah sang bintang di final Piala FA yang digelar di Stadion Wembley ini membuat semua rekannya tertawa, seraya tidak percaya apa yang baru terjadi.

Insiden ini pun mendapat perhatian dari pers. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dengan nada bergurau, dia pun mengomentari insiden tersebut tapi dengan kalimat yang memiliki makna.

“Itu (peristiwa) bisa saja terjadi, mungkin saja pernah terjadi pula di tahun-tahun silam,” kata Arteta,tersenyum. “Dia memang membutuhkan pengalaman dalam membawa trofi! Kami akan membuat dia terbiasa dengan trofi,” kata pelatih asal Spanyol ini.

Maksudnya, Arteta dan Arsenal akan membuat Aubameyang terbiasa dengan meraih gelar. Bahkan, pernyataan tersebut sebagai pesan dari Arteta bahwa jika penyerang asal Gabon ini mau memperpanjang kontraknya, akan banyak trofi lagi yang bisa diraihnya di Arsenal.

Kontrak dan masa depan Aubameyang memang masih menjadi perhatian. Hingga kini, mantan pemain Borussia Dortmund tersebut belum menyetujui tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen The Gunners.

Di sisi lain, banyak yang menilai bahwa Aubameyang pantas bermain di klub yang lebih kuat yang memiliki tradisi juara liga dan kerap tampil di ajang Liga Champions, ketimbang bertahan di Arsenal.

Ini memang trofi pertama Aubameyang di Arsenal. Sebelumnya, The Gunners memang hanya nyaris meraih gelar seperti kalah di final Piala Liga Inggris pada 2018 lalu kalah pula dalam final Liga Europa 2019.

Berita Terkait